5 Cara Hidup Hemat dalam Islam Paling Efektif

5 Cara Hidup Hemat dalam Islam Paling Efektif

5 Cara Hidup Hemat dalam Islam Paling Efektif

Apakah kamu tertarik untuk menerapkan cara hidup hemat dalam Islam? Jika iya, maka mulai sekarang biasakan saja dalam kehidupan sehari-harimu. Dengan begitu, kamu akan mudah mendapatkan hidup yang stabil, khususnya pada ranah finansial.

Bagaimana dengan kamu yang belum mengetahui sejumlah cara untuk hidup hemat dalam agama Islam? Tenang saja, berikut akan dibahas secara ringkas. Maka dari itu, ikuti saja informasinya dan jangan beralih pada halaman lain! 

Terbukti Efektif, Inilah 5 Cara Hidup Hemat Dalam Islam!

Saat ini, harga barang-barang kebutuhan kian meroket. Mau tidak mau, seseorang harus pandai dalam mengatasi permasalahan ini. Tentunya dengan menjaga pengeluaran agar tidak lebih banyak dari pemasukan dan mencegah gaya hidup boros.

Sebagai umat Islam, agama telah melarang pemborosan dan menyarankan agar senantiasa berhemat, sebagaimana firman Allah berikut ini:

وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.” (QS. Al-Isra’ : 26)

Nah, dalam rangka mencegah gaya hidup boros, maka kamu bisa menerapkan cara hidup hemat menurut Islam sebagai umat nya dapat melakukan hal-hal berikut ini dalam keseharianmu:

Gaya Hidup Hemat Dengan Berpuasa

Gaya hidup yang hemat dan sederhana dapat dimulai dengan berpuasa. Melalui ibadah menahan nafsu ini, kamu akan mampu menekan jumlah pengeluaran. Utamanya adalah pengeluaran untuk sarapan dan makan siang.

Dengan melewatkan dua pengeluaran itu, kamu dapat menyisihkannya untuk keperluan mendesak. Saat berpuasa rutin, kamu berarti mampu menyisihkan lebih banyak uang. Selain itu, kamu mendapatkan manfaat yakni meningkatnya kesehatanmu.

Mengelola Anggaran

Cara hidup hemat dalam Islam dapat kamu lakukan dengan mendisiplinkan diri dalam pengelolaan anggaran. Jadi, cobalah untuk mengatur anggaran untuk keperluan yang paling krusial. Dengan begini, kamu dapat menghindari pengeluaran tidak perlu.

Baca Juga :  Channel YouTube Belajar Finansial, Bikin Kamu Lebih Hemat!

Mencegah Berhutang Untuk Hidup Hemat

Hidup sederhana menurut Islam dapat kamu lakukan dengan menghindari berhutang. Karena dengan berhutang kamu akan kesulitan dalam mengontrol keuangan. Lebih parahnya lagi ketika hutang sudah menjadi siklus ‘gali lubang tutup lubang’.

Namun, apabila kamu terpaksa untuk berhutang, maka lakukan sesuai kemampuanmu saja dan segeralah melunasinya. Karena hutang adalah hal yang dapat memperberat kehidupanmu baik di dunia maupun akhirat.

Ibnul Qayyim dalam Al Fawa’id (hal. 57, Darul Aqidah) berpesan sebagai berikut:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan kepada Allah dari berbuat dosa dan banyak utang karena banyak dosa akan mendatangkan kerugian di akhirat, sedangkan banyak utang akan mendatangkan kerugian di dunia.”

Nah, untuk mencegah dirimu berhutang, maka tetapkan sejumlah contoh hidup sederhana dalam Islam seperti tidak berfoya-foya, tidak menghambur-hamburkan barang dan makanan, serta masih banyak lagi.

Rajin Menabung

Kamu dapat menyisihkan sisa pengeluaran dari belanja bulanan untuk ditabung. Melalui cara ini, kamu bisa mempunyai dana darurat yang dapat difungsikan dalam keadaan mendesak maupun masa mendatang.

Dengan menabung, maka kamu telah mengikuti satu tuntunan Rasulullah S.A.W. sebagaimana tercantum dalam riwayat hadist H.R Bukhari, “Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.”

Bersedekah

Sedekah tidaklah hanya soal berbagi kebaikan semata. Namun dengan cara hidup hemat dalam Islam satu ini, hartamu akan menjadi lebih berkah. Tentu saja berkah tanpa berkurang suatu nilainya. Allah berfirman sebagai berikut:

قُلۡ اِنَّ رَبِّىۡ يَبۡسُطُ الرِّزۡقَ لِمَنۡ يَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِهٖ وَيَقۡدِرُ لَهٗ ؕ وَمَاۤ اَنۡفَقۡتُمۡ مِّنۡ شَىۡءٍ فَهُوَ يُخۡلِفُهٗ ۚ وَهُوَ خَيۡرُ الرّٰزِقِيۡنَ

“Katakanlah, “Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Saba’: 39).