5 Pembeda Robot Trading Penipuan dan Asli

Semenjak kasus robot trading penipuan yang terjadi pada momen Indra kenz tahun lalu. Tentu membuat trader harus berhati-hati dalam memilih. Pasalnya makin marak saja robot trading atau RT yang ilegal.
Bagi Anda yang ingin tahu mengenai apa itu RT, sebenarnya ini merupakan sebuah sistem perdagangan algoritmik. Dengan bantuannya ada transaksi otomatis yang bisa dilakukan pada akun trading forex yang dimiliki.
Ini jelas akan membantu member broker forex terbaik dalam menjalankan jual beli aset forex. Dengan memanfaatkan sinyal pergerakan pasaran forex, menentukan bagaimana kerja dari RT untuk buy atau sell per-tur.
Jadi trader tidak perlu repot-repot untuk selalu memantau pasar seperti Marty Schwartz. Dimana ia melakukan pemantauan pasar langsung bahkan membuat grafik pakai tangan secara manual. Anda cukup jalankan robot itu.
Namun sesuai pengamatan bahwa makin kesini robot trading penipuan terus bermunculan. Dimana pelaku menggunakan sistem money game ponzi. Jadi Anda harus bisa hindari itu demi mendapatkan transaksi online aman berkualitas.

5 Cara Pembeda Robot Trading Penipuan dan Asli

Dengan skema money game pelaku robot trading penipuan berhasil meraup pundi-pundi uang banyak. Namun untuk terbongkarnya tinggal menunggu waktu, karena pelaku harus gali lubang tutup lubang demi bayar profit usernya.
Meski begitu lebih baik untuk hindari saja pemakaian padanya. Demi membuat transaksi yang dilakukan pada jual beli forex lebih aman. Adapun lima cara pembeda robot resmi dan money game (penipuan):
1. Hanya bisa diakses pada broker tertentu saja
Ini merupakan bukti paling mudah untuk dilakukan, sehingga Anda bisa mengandalkannya. Dimana ada kejanggalan yang terjadi saat Desmond Wira menjajal robot. Dimana robot itu hanya bisa digunakan pada broker tertentu.
Padahal harusnya robot resmi dapat digunakan pada semua broker forex. Apalagi yang sudah terpasang platform resmi seperti metatrader5. Jelas mudah untuk membedakan dari aspek pertama.
2. Keuntungan yang dijanjikan tidak masuk di akal
Tidak mungkin Anda mempercayai bila ada bot aplikasi resmi yang jamin sampai 10%. Jika sampai bisa begitu mengapa Marty Schwartz harus melakukan analisa manual. Tentu ini hanya sebuah iming-iming pelaku.
3. Platform meta trader jelas tidak disematkan
Ketika Anda memilih jenis yang palsu tidak akan pernah menemukan file berekstensi mql4 atau mql5. Padahal syarat robot asli adalah memiliki ekstensi tersebut, jadi sudah jelas bahwa indikatornya adalah itu.
4. Jarang alami kekalahan karena memang tujuannya money game
Hal ini jelas terjadi dan memang fakta lapangan. Tapi jangan berharap juga padanya mentang-mentang Desmon mengatakan jarang kalah. Sebab memang tujuan akhir uang Anda diambil.
5. Pembukaan posisi direkayasa ke open
Satu hal lagi yang jelas jelas rekayasa adalah pembukaan posisi. Jelas rekayasa karena robot asli tidak mungkin ambil posisi itu. Sebab terjadi dinamika pada forex, spread, slip page, dan broker itu sendiri.
Baca Juga :  Seputar Forex: 3 Risiko Investasi Forex yang Perlu Diwaspadai