Apa Itu Financial Stress, Dampak dan Cara Mengatasinya!

Apa Itu Financial Stress, Dampak dan Cara Mengatasinya!

Apa Itu Financial Stress, Dampak dan Cara Mengatasinya!

Pernah mendengar istilah Financial stress atau stres finansial? Ini adalah keadaan khawatir, kecemasan, atau rasa emosional yang berkaitan dengan uang, hutang, dan pengeluaran yang akan datang atau saat ini.

Uang adalah salah satu sumber stres yang paling universal. Mengelola uang adalah bagian problema terbesar dari menjadi orang dewasa. Bahkan uang dapat mengubah gaya hidup dan terasa menyesakkan ketika pengelolaan uang tidak berjalan dengan baik.

Gejala Financial Stress

Apa saja gejala financial stress? Gejala stres finansial mirip dengan kecemasan dan jenis stres lainnya, tetapi mereka mengubah pikiran, perasaan, dan perilaku kita seputar uang. Jika kamu mengalami salah satu dari gejala berikut ini, mungkin kamu sedang dilanda stres akan finansial:

  • Gejala kecemasan, seperti sesak napas dan jantung berdebar kencang saat memikirkan uang
  • Menghindari panggilan telepon, surat, dan kontak dengan kreditur
  • Menghindari bersosialisasi
  • Merasa kehilangan kendali atas keuanganmu dan tidak tidak menjaganya dengan baik
  • Kemarahan atau lekas marah dengan orang-orang yang terlibat dalam keuanganmu, seperti anggota keluarga yang berbagi tagihan.
  • Kekhawatiran, atau keputusasaan tentang masa depan finansial

Hubungan Antara Financial Stress dan Kesehatan Mental

Tingkat stres yang tinggi juga mempengaruhi kesehatan mental, terutama yang berhubungan dengan uang. Faktanya, gejalanya bisa sangat parah sehingga menyerupai gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Di mana kamu merasa tidak dapat mengatasi tagihan tidak peduli seberapa keras kamu berusaha yang dapat menghancurkan harga diri. Lebih lanjutnya, situasi mengisolasi diri dari teman dan keluarga hingga menghabiskan seluruh waktu secara emosional yang mengkhawatirkan tagihan dan bertanya-tanya apakah kamu akan mampu menangani keadaan darurat jika muncul?’

Seseorang dengan tingkat stres yang parah lebih mungkin mengalami hal berikut:

Sulit Tidur

Mengalami insomnia atau tetap terjaga di malam hari karena memikirkan masalah uang. Hal ini tentu memicu kesehatan tubuh, karena kurang tidur membuat hari-hari semakin sulit saat menghadapi efek stres.

Baca Juga :  Persiapkan Diri untuk Biaya Rumah Sakit yang Semakin Tinggi

Perubahan Berat Badan yang Signifikan

Stres dapat menyebabkan mood tidak terkontrol yang membuat tubuh cenderung menggunakan makanan untuk menenangkan emosi. Sebaliknya, kamu juga mungkin menemukan beberapa orang justru kehilangan nafsu makan saat stres yang menyebabkan kehilangan berat badan.

Financial Stress Juga Dapat Menggangu Masalah Kesehatan Fisik

Stres dapat muncul sebagai gejala fisik seperti sakit kepala, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan masalah perut. Hal ini tentu dapat menyulitkan penderitanya untuk memprioritaskan kebiasaan sehat seperti cukup tidur atau makan makanan sehat.

Bagaimana Mencegah Dari Financial Stress?

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjaga flow keuangan tetap baik dan mencegahmu dari financial stress:

Buat Anggaran Belanja

Membuat anggaran adalah cara paling umum dan sederhana untuk memahami ke mana perginya uang yang kamu miliki. Saat ini juga sudah banyak aplikasi di smartphone yang dapat mencatat pengeluaran dengan lengkap dan terperinci.

Kurangi Pengeluaran

Setelah rutin mencatat, kamu akan melihat pengeluaran apa saja dari yang penting, tak terlalu penting hingga paling tidak penting atau anggaran apa yang bisa dipotong.

Namun, jangan langsung mengurangi pengeluaran secara drastis. Mengelola uang dibangun dengan memupuk kebiasaan baik. Misalnya mengurangi biaya langganan hiburan, mengurangi tagihan makanan sebesar 10% dan banyak lainnya.

Mencari Penghasilkan Uang Tambahan

Seperti kata pepatah, hanya ada dua cara untuk menghasilkan keuntungan: memotong pengeluaran atau meningkatkan pendapatan. Jika kamu sudah memotong pengeluaran yang tidak perlu dari anggaranmu, satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah menghasilkan lebih banyak uang. Carilah kesempatan untuk dapat mengambil jam tambahan di tempat kerja, berjualan atau menjadi freelancer di hari libur.

Mulailah Berinvestasi dan Simpan Dana Darurat

Jika kamu tidak memulai menabung atau menyimpan dana darurat, maka bersiaplah untuk dihadapkan dengan hutang saat hal mendesak terjadi. Menabung itu baik, namun lebih baik lagi jika kamu dapat memulai untuk berinvestasi.