Cara Investasi Obligasi yang Benar dan Jitu

Cara Investasi Obligasi yang Benar dan Jitu

Apa itu investasi obligasi? Bagaimana cara investasi obligasi? Obligasi adalah investasi yang berbentuk surat hutang dengan jangka waktu di atas satu tahun. Terdapat periode waktu tempo obligasi yaitu bisa mencapai hingga 30 tahun.

Obligasi bisa dikeluarkan oleh perusahaan swasta maupun pemerintah. Biasanya obligasi akan dijual kali pertama dengan nilai nominal. Obligasi bisa diperjualbelikan di pasar modal dengan harga yang dapat mengalami kenaikan ataupun penurunan.

Beberapa Cara Investasi Obligasi

Ada beberapa cara untuk Anda yang ingin melakukan investasi obligasi, diantaranya:

1. Membuka Rekening

Jika Anda ingin melakukan investasi obligasi, cara pertama adalah memilih perusahaan dengan divisi pendapatan tetap atau fixed income yang dapat menangani penjualan dan pembelian obligasi.

2. Memahami Produk Obligasi

Memahami secara keseluruhan tentang obligasi, baik dari segi risiko, keuntungan dan hal lainnya. Sehingga Anda lebih siap untuk berinvestasi obligasi.

3. Melakukan Analis

Selanjutnya dengan melakukan analisis. Dimana analisis ini penting sekali dilakukan agar keputusan yang diambil sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Adapun yang harus dianalisis seperti, kupon, jangka waktu, nilai penerbitan, hingga peringkat.

4. Amanat Pembelian Kepada Trader

Amanat bisa diserahkan kepada trader yang telah dipilih. Pihak trader lalu membeli obligasi sesuai harga dan jenis yang diinginkan.

5. Mempersiapkan Dana Untuk Investasi

Investor harus menyiapkan dana untuk berinvestasi, agar tidak mendapat penalti akibat terlambat melakukan pembayaran.

6. Menyelesaikan Pembayaran

Selanjutnya dengan menyelesaikan pembayaran, dapat dilakukan melalui transfer ke akun rekening perusahaan sekuritas terkait. Melalui pembayaran ini, Anda dapat mengetahui berapa biaya minimal berinvestasi obligasi.

Keuntungan melakukan investasi obligasi yaitu fixed income atau pendapatan tetap. Berbentuk kupon yang mana akan memperoleh pendapatan bunga rutin selama obligasi berlaku. Menawarkan capital gain. Dilakukan berdasarkan selisih hasil penjualan investasi obligasi yang telah diperjualbelikan.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Investasi Reksadana yang Sesuai Dengan Pilihan Anda

Adapun kekurangan investasi obligasi yaitu, resiko gagal melakukan pembayaran yang menyebabkan hilangnya uang yang menjadi dana obligasi. Sisa kupon yang belum dibayar juga akan hilang. Risiko likuiditas atau sulit dijual sekali di pasar sekunder dengan alasan investor lebih memilih obligasi di Kemenkeu atau yang bekerja sama dengan Kemenkeu karena dianggap lebih aman.

Setelah mengetahui cara investasi obligasi, Anda dapat melakukannya dengan benar dan tepat. Jika masih ragu, Anda bisa menanyakan kepada yang sudah berpengalaman dalam melakukan investasi obligasi.