Cara Memulai Bisnis Dimsum, dari Modal Awal Hingga Strategi Promosi

Cara Memulai Bisnis Dimsum, dari Modal Awal Hingga Strategi Promosi

memulai bisnis dimsum

Cita rasanya yang lezat dan jenisnya yang bervariasi membuat dimsum menjadi hidangan favorit banyak kalangan.

Karena target pasarnya yang besar dan prospeknya yang cerah, banyak orang yang tertarik untuk membuka bisnis dimsum.

Akan tetapi, bagaimana cara memulai bisnis dimsum yang bertahan lama?

Cara Memulai Bisnis Dimsum

Tak sedikit orang yang memulai bisnis dimsum, namun tidak bertahan lama alias bangkrut lantaran perencanaan bisnis yang kurang matang.

Tentu kamu tak ingin menjadi salah satunya, bukan?

Untuk itu, perlu mempelajari cara memulai bisnis dimsum supaya bisa bertahan.

1. Persiapkan Modal Awal

Cara pertama untuk memulai bisnis dimsum adalah mempersiapkan modal awal.

Untuk modal awal ini bisa kamu sesuaikan dengan kemampuan. Buat kamu yang ingin membuka bisnis dimsum kecil-kecilan, modal awal sebesar Rp150.000,00 saja sudah cukup untuk membeli bahan baku dan kemasan.

Berikut ini rinciannya:

Bahan Harga
Daging ayam Rp40.000,00/kg
Bawang putih Rp20.000,00/kg
Kulit dimsum Rp25.000,00/pack
Daun bawang Rp5.000,00
Kecap asin Rp23.000,00/botol
Box dimsum size S polos Rp10.000/25 pcs
Total Rp123.000,00

Namun, bila kamu ingin cara yang lebih praktis tanpa harus menyiapkan segala peralatan dan bahan dari awal dengan modal Rp100.000,00, kamu bisa join jadi agen atau reseller dimsum.

Ada banyak bisnis dimsum yang menyediakan paket reseller mulai dari Rp100.000,00, sehingga kamu bisa dapat produk dimsum yang sudah terjamin enak tanpa repot memasak. Sebut saja Dimsum MbledosSerba FoodDimsum 49LummoSHOP, dan masih banyak lagi.

Tapi, jika kamu punya budget lebih untuk modal awal, kamu juga bisa gabung franchise dimsum terpercaya dengan biaya kemitraan rata-rata mulai dari Rp6.500.000,00.

Misalnya Dimsum 88 (Rp5.500.000,00), Dimsum Rakyat 1000 (Rp3.300.000,00–Rp11.500.000,00), Batavia Dimsum (Rp4.000.000,00), dan banyak lagi yang lainnya.

Harga tersebut biasanya sudah termasuk bahan dan perlengkapan untuk memulai bisnis dimsum. Di antaranya ada booth portable, kompor gas dan selang, banner, bahan baku dimsum, mika, kukusan dimsum, klakat bambu dimsum, dan lain-lain. Kamu tinggal menentukan lokasi usaha dan merekrut karyawan.

2. Riset Target Pasar

Selanjutnya, kamu perlu mengenali target pasar, sehingga kamu bisa menyesuaikan kualitas, harga produk dimsum, serta mudah menentukan lokasi usaha. Umumnya target pasar usaha dimsum adalah orang-orang yang menyukai hal-hal praktis, instan, enak, dan sehat, seperti pekerja kantoran, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan lain-lain.

Misalnya, jika target pasar kamu pelajar dan mahasiswa, maka sebisa mungkin kamu harus mampu menekan biaya produksi. Supaya harga jual dimsum tidak terlalu tinggi dan ramah di kantong kalangan pelajar dan mahasiswa. Selain itu, pemilihan lokasi usaha juga sebaiknya di dekat sekolah atau kampus agar mudah dijangkau.

Begitu juga jika target pasar kamu karyawan kantor atau kalangan pebisnis, kamu bisa menambah harga jual yang dibarengi dengan kualitas rasa dimsum dan packaging yang menarik. Sedangkan untuk lokasi usahanya, kamu bisa pilih di area perkantoran, pusat perbelanjaan atau mall, dan perumahan elite.

Baca Juga :  Keuntungan Reksadana Bibit yang Bisa Anda Peroleh, Ini Penjelasannya!

3. Tentukan Lokasi Bisnis Dimsum

Dalam memilih lokasi sebagai tempat usaha dimsum tidak boleh asal-asalan, karena bisa mempengaruhi kelancaran dan kemajuan bisnis dimsum kamu di kemudian hari. Supaya usaha dimsum kamu dilirik konsumen, pilihlah lokasi yang ramai orang lalu-lalang dan sering dikunjungi masyarakat.

Contohnya, pusat perbelanjaan, area perkantoran, perumahan, kampus, sekolah, tempat wisata, dan lain-lain tergantung dari target konsumen dan budget yang kamu miliki. Jika budget kamu pas-pasan, kamu bisa mengoperasikan bisnis kamu secara online di rumah atau menyewa booth dimsum (Rp1.100.000,00).

Namun, jika kamu punya budget lebih banyak, kamu bisa pertimbangkan untuk menyewa kios untuk memulai usaha dimsum. Dengan luas bangunan 13 meter persegi saja sudah cukup untuk membuka bisnis dimsum.

Harga sewa rata-rata Rp3.500.000,00/bulan kamu sudah bisa memilih berbagai lokasi strategis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Jalankan Strategi Promosi yang Tepat

Agar bisnis dimsum kamu makin cepat berkembang, kamu perlu merencanakan strategi promosi dengan matang. Percuma jika kualitas produk dimsum kamu sudah sangat bagus, tapi kurang mengerti bagaimana cara mempromosikannya.

Padukan strategi promosi offline dan online untuk memaksimalkan jangkauan konsumen kamu. Untuk strategi pemasaran secara offline, kamu bisa membuat banner yang menarik (ukuran 1,8×0,5 meter atau 3×1 meter), membagikan kupon atau kartu diskon, menggunakan kemasan dimsum yang unik, dan lain-lain.

Selain itu, barengi dengan strategi promosi secara online melalui media sosial atau website yang disertasi informasi kontak supaya mempermudah konsumen untuk melakukan pemesanan.

5. Jaga Kualitas dan Kebersihan

Menjaga kualitas produk dimsum menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan bisnis kamu. Pasalnya, banyak pebisnis dimsum yang kurang memperhatikan hal ini sehingga konsumen enggan kembali membeli produk dimsumnya. Banyak juga yang, terpaksa membuang bahan baku karena kualitasnya menurun dan tak layak jual.

Untuk menghindari hal ini, maka kamu harus tahu bagaimana cara menjaga kualitas dimsum supaya tetap baik sampai di tangan pelanggan. Jika kamu menggunakan sistem franchise, pastikan owner mengirim bahan baku ke lokasi kamu dalam jangka waktu tidak lebih dari 1 hari, karena bisa mempengaruhi kualitas rasa dimsum.

Kemudian, dari proses penyimpanannya, pastikan kamu menyimpan stok bahan baku atau produk dimsum yang sudah jadi di kulkas atau freezer supaya tetap segar.

Selain itu, penggunaan kemasan kedap udara juga dapat menjaga kualitas dimsum agar tetap bersih dan terhindar dari kotoran serta bakteri, sehingga memperpanjang umur simpannya.

Yuk, Terapkan Cara Memulai Bisnis Dimsum!

Itu tadi cara memulai bisnis dimsum yang bisa kamu terapkan.

Semua dibahas tuntas, mulai dari modal awal, lokasi, hingga strategi promosinya.

Pastikan untuk melakukannya dengan seksama supaya bisa menuju kesuksesan, ya!

Jika kamu ingin mengelola bisnis dengan lebih mudah, KoinWorks siap memenuhi semua kebutuhan finansialmu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman.