Jenis-Jenis Investasi Reksadana yang Sesuai Dengan Pilihan Anda

Jenis-Jenis Investasi Reksadana yang Sesuai Dengan Pilihan Anda

Mungkin Anda sedikit paham perihal dunia investasi, terlebih buat Anda anak muda yang paham akan teknologi. Banyak platform yang menawarkan investasi salah satunya reksadana. Reksadana merupakan tempat buat menghimpun dana dari investor buat diinvestasikan pada bentuk portofolio efek sang manajer investasi. Tetapi Apakah Anda tahu jenis-jenis investasi reksadana? Artikel kali ini akan memberitahu tentang jenis-jenis dari reksadana.

Memahami Jenis-Jenis Investasi Reksadana

Jenis reksadana ada 2, yakni konvensional serta syariah, berikut diantaranya:

Reksadana Konvensional

Reksadana konvensional merupakan investasi reksadana yang dilakukan semua jenis keuangan seperti deposito, saham dan obligasi. Berikut ini jenis dari reksadana konvensional.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana ini mempunyai potensi risiko yang paling rendah. Reksadana merupakan sistem 100% dana dikelola pada pasar uang. Investasi dengan pasar uang sangat pas untuk Anda yang mempunyai tujuan investasi jangka pendek.

Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana ini mempunyai tingkat potensi risiko yang ada di atas jenis pasar uang. Investasi ini sangat cocok untuk Anda yang mempunyai tujuan investasi jangka pendek menengah.

Reksadana Campuran

Reksadana ini memiliki taraf potensi risiko di atas pendapatan tetap. Untuk Anda yang mempunyai tujuan investasi jangka menengah sangat cocok menggunakan reksadana campuran.

Reksadana Saham

Reksadana saham mempunyai tingkat potensi risiko paling tinggi. Untuk Anda yang mempunyai tujuan investasi jangka panjang sangat cocok menggunakan Reksadana pendapatan saham.

Reksadana Syariah

Reksadana Syariah dikelola sesuai dengan prinsip syariah. Misalnya tidak mengandung riba. Berikut ini jenis reksadana Syariah.

Reksadana Syariah Pasar Uang

Reksadana pasar uang bisa menjadi pilihan Anda untuk investasi pada instrumen pasar uang syariah dan efek syariah. Karena efek syariah memiliki pendapatan tetap serta diterbitkan dengan jangka pendek (kurang dari 1 tahun).

Baca Juga :  Sinyal di Forex Account yang Perlu Anda Pahami

Reksadana Syariah Pendapatan Tetap

Melakukan investasi di sini terdiri dari surat utang minimal 80% alokasi serta ditempatkan pada efek utang dari nilai aktiva bersih dalam bentuk pendapatan tetap.

Reksadana Syariah Campuran

Investasi melalui reksadana dengan efek syariah bersifat ekuitas. Efek syariah berpendapatan tetap serta instrumen pasar uang dalam negeri tidak melebihi 79% dari aktiva bersih.

Reksadana Syariah Saham

Reksadana ini memiliki investasi paling sedikit 80% dari nilai aktiva bersih.

Reksadana merupakan wadah yang membantu Anda untuk mewujudkan tujuan keuangan. Untuk Anda yang ingin berinvestasi sebaiknya mencari tahu jenis serta keuntungan dari tempat berinvestasi. Artikel ini sudah menjelaskan tentang jenis-jenis reksadana yang harus Anda ketahui sebelum memulai investasi.