Memaknai Bulan Inklusi Keuangan: Tujuan dan Manfaatnya

Memaknai Bulan Inklusi Keuangan: Tujuan dan Manfaatnya

Dari tahun 2016 lalu, Oktober diperingati sebagai bulan inklusi keuangan. OJK atau Otoritas Jasa Keuangan bersama pemerintah terus menerus berupaya agar meningkatkan inklusi keuangan yang berada di tanah air.

Sebenarnya, apa itu inklusi keuangan? Tentu tidak semua orang memahami arti dari inklusi keuangan, kemudian manfaat hingga tujuan inklusi keuangan. inklusi keuangan menjadi salah satu istilah yang popular di tengah masyarakat.

Sayangnya, tidak banyak yang paham dan tahu arti dari istilah ini. Padahal, tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari banyak kegiatan yang menjadi bagian inklusi keuangan ini. Contohnya seperti investasi uang, layanan pinjaman online, transaksi perbankan online dari internet banking hingga menabung di bank.

Arti Bulan Inklusi Keuangan

inklusi keuangan merupakan hal setiap individu atau bisnis yang memiliki akses keuangan yang cukup agar dapat membeli barang maupun jasa dengan cara efektif serta berkelanjutan. Sehingga inklusi keuangan dapat diartikan sebagai keadaan yang berada di tengah masyarakat untuk mengakses serta menggunakan produk layanan jasa keuangan mulai dari asuransi, perbankan dan lainnya.

agar mendukung tercapainya inklusi keuangan ini, dibutuhkan juga literasi keuangan. Pada Bulan Inklusi Keuangan 2022 ini, cukup banyak program OJK yang berkaitan dengan literasi keuangan. Tujuannya, agar masyarakat paham untuk memilih serta menggunakan produk keuangan sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, program literasi ini juga dimaksudkan agar masyarakat tidak lagi skeptic atau curiga pada produk serta layanan keuangan.

Tujuan Inklusi Keuangan

inklusi keuangan memiliki tujuan utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengurangi ketimpangan ekonomi dengan cara pemerataan dan peningkatan akses masyarakat pada produk serta layanan keuangan.

Baca Juga :  Channel YouTube Belajar Finansial, Bikin Kamu Lebih Hemat!

Menurut data Global Findex di tahun 2017 lalu, tingkat inklusi keuangan di negara kita mencapai 48,9%, angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya. Sayangnya, dari adanya data tersebut dapat dilihat jika akses layanan keuangan yang berada di Indonesia belum merata hanya sekitar 51.5% masyarakat yang tergolong unbankable.

Manfaat Inklusi Keuangan

Ketika inklusi keuangan terwujud, berikut sejumlah keuntungan yang akan didapatkan, seperti:

  1. Meningkatkan efisiensi ekonomi
  2. Mengurangi irresponsible finance
  3. Mendukung stabilitas sistem keuangan
  4. Memberikan potensi pasar yang baru untuk perbankan
  5. Mendukung pendalaman pasar keuangan
  6. Ikut berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan
  7. Mengurangi adanya kesenjangan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang akhirnya berujung pada penurunan kemiskinan.

Program Inklusi Keuangan

 Sebenarnya, bulan inklusi keuangan tahun ini, dari OJK memiliki program yang cukup beragam, contohnya saja seperti sosialisasi produk simpanan pelajar yang dilakukan oleh OJK pada pelajar di daerah Karawang.

Kemudian ada pula sosialisasi pembiayaan fintech di sektor peternakan, sosialisasi produk simpanan pada pelajar di berbagai daerah lain, sejumlah perlombaan yang erat kaitannya dengan program inklusi keuangan. Kemudian, di daerah Lampung, OJK juga mendorong  industri keuangan dengan memberikan layanan yang mudah dijangkau.