Pengertian Trading Forex Menurut Islam

Pengertian Trading Forex Menurut Islam, islam sendiri menganggap perdagangan mata uang atau Forex karena permintaan dari pasar dunia untuk memenuhi kebutuhan berbagai negara. Menurut kitab Masail Fiqhiyah yang ditulis oleh ahli fiqh Prof. Dr. Masjfuk Zuhdi menyatakan bahwa perdagangan Forex diperbolehkan dalam hukum Islam.Trading Forexdianggap halal karena produk yang diperdagangkan memiliki bentuk dan harga yang pasti, yaitu mata uang asing.

Trading forex juga berbeda dari komisi dan merupakan operasi beli dan jual murni karena mata uang Trading Forexmenggantikan pinjaman dengan harapan pengembalian lebih banyak. MUI mengizinkan perdagangan SPOT Forex di mana pembelian dan penjualan instrumen keuangan, komoditas, dan aset lainnya SPOT dilakukan dengan uang tunai dan pembayaran langsung. Pasar ini sering disebut pasar tunai karena perdagangan dipertukarkan langsung dengan aset.

Hubungan Trading Forex dengan Judi

Anggapan bahwa trading Forex adalah judi memang sangat menjamur di masyarakat. Di internet atau media sosial, kita juga dapat dengan mudah menemukan artikel atau postingan yang mengatakan bahwa trading Forex adalah permainan.

Perlu Anda ketahui bahwa ini adalah mitos dan asumsi yang salah. Perjudian dan perdagangan adalah dua kegiatan yang berbeda. Trading tidak hanya berdasarkan prediksi atau spekulasi, tetapi juga analisis dan perhitungan yang cermat.

Jika trader memiliki pengetahuan dan analisis, ia akan dapat terus menghasilkan keuntungan. Trading forex bisa dikatakan judi jika trader hanya mengandalkan spekulasi tanpa pengetahuan dan analisa yang baik.

Selain itu, perdagangan Forex diatur oleh Peraturan 10 tahun 2011, sebelumnya Peraturan 32 tahun 1997, tentang perdagangan berjangka komoditas. Di sisi lain, perdagangan adalah legal dan memiliki dasar hukum. Berbeda dengan judi, yang dilarang oleh undang-undang.

Hubungan Trading Forex dengan Riba

Dalam kitab Masail Fiqhiyah yang ditulis oleh ahli fiqh Prof. Dr. Masjfuk Zuhdi mengatakan bahwa perdagangan Forex diperbolehkan dalam hukum Islam. Trading Forexdianggap halal karena produk yang diperdagangkan memiliki nilai pasti, yaitu mata uang asing.

Baca Juga :  Ini Aplikasi Trading Terpercaya yang Sudah Dapat Izin dari OJK

Trading Forexbukan untuk mencari keuntungan, tetapi murni memperdagangkan nilai mata uang sesuai dengan nilainya. Pada saat yang sama, angsuran adalah transaksi pinjaman dan harus dibayar melebihi jumlah yang dipinjam, atau dengan kata lain, bunga harus dibayar. Nah, itulah beberapa pembahasan tentang trading Forex menurut Islam yang tentunya bisa mengatur pola trading Forex yang bisa menyebar di kalangan masyarakat.

Forex yang tidak diperbolehkan dalam Islam

  • Transaksi SWAP adalah transaksi yang melibatkan penjualan dan pembelian mata uang asing dengan harga yang digabungkan dengan pembelian antara penjualan mata uang asing yang sama dengan harga forward.
  • Transaksi FORWARD adalah transaksi jual beli valuta asing yang saat ini ditetapkan dan akan dilaksanakan di masa yang akan datang. Durasi dari 2 × 24 jam hingga satu tahun
  • Transaksi OPSI adalah kontrak pembelian dan penjualan suatu hak yang tidak perlu dilaksanakan atas satuan mata uang asing tertentu pada harga dan jangka waktu atau tanggal kadaluarsa tertentu.

Trading forex syariah

Refleksi fatwa MUI jika Trading Forex tergolong halal dengan ketentuan atau transaksi tertentu. Kini juga ada trading forex syariah bebas bunga yang disebut juga dengan akun Muslim Forex. Keuntungan dari perdagangan mata uang Islam ini adalah mata uang dapat dipertahankan selama pengguna menginginkannya.

Perdagangan Forex Islami juga memiliki risiko bisnis yang lebih rendah dengan perdagangan reguler. Namun ada juga yang tidak menyukai sistem perdagangan Forex Islami karena ada sebagian pedagang yang merasa rugi karena perbedaan suku bunga yang nilainya berbeda antara satu mata uang dengan mata uang lainnya. Terima Kasih Telah membaca Artikel bertema Keuangan tentang Pengertian Trading Forex Menurut Islam, semoga bermanfaat bagi para Pembaca.