Pentingnya Pencatatan Keuangan Bagi Pelaku Usaha UMKM

Pentingnya Pencatatan Keuangan Bagi Pelaku Usaha UMKM

Pentingnya Pencatatan Keuangan Bagi Pelaku Usaha UMKM

Ibu Martha mempunyai modal usaha Rp 10 juta yang didapatkan dari hasil pinjaman. Modal tersebut digunakan untuk beli alat usaha dan bahan makanan.

Awal pembukaan, usaha Ibu Martha sangat ramai. Namun hal itu hanya sementara saja. Tiga bulan setelahnya, Ibu Martha terpaksa menutup kios yang ia sewa di pasar.

Apa yang salah dengan usaha Ibu Martha? Tak disangka, selama ini Ibu Martha tidak melakukan pencatatan keuangan. Ia tidak pernah mencatat berapa pendapatan dan pengeluaran, siapa yang belum dan atau sudah membayar.

Cerita ini mungkin saja akan terjadi pada kamu, apalagi jika ingin menjalankan bisnis. Nah, ada 3 hal penting untuk melakukan pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM.

Mengetahui Perkembangan Usaha

Dengan melakukan pencatatan keuangan, kamu akan mengetahui perkembangan usaha yang sedang dijalani. Apakah kondisi keuangan kamu sedang meningkat, turun, atau dalam keadaan stabil?

Sarana Pengambilan Keputusan

Catatan keuangan dapat dijadikan sebagai sarana pengambilan keputusan dalam menjalankan bisnis. Bila bisnis yang dijalankan mengalami penurunan, maka kamu bisa mengambil keputusan lain seperti misalnya memberi promo, meningkatkan rasa, membuat varian baru, atau mengubah kemasan.

Sebagai perhitungan pajak

Sebagai pelaku UMKM dan warga negara yang baik, kamu harus wajib melapor dan membayar pajak dari bisnis yang tengah dikelola. Proses lapor dan bayar pajak dapat dihitung dari catatan keuangan yang selama ini sudah kamu tulis.

Cara Mencatat Keuangan untuk UMKM 

Setelah mengetahui manfaat melakukan catatan keuangan, apakah kamu tertarik untuk mulai melakukan pencatatan keuangan?

Cara paling mudah untuk melakukan pencatatan adalah memiliki buku tersendiri atau membuatnya di komputer.

Kalau kamu tidak mengetahui bahasa Akuntansi, kamu bisa memulainya dengan bahasa yang kamu mengerti.

Baca Juga :  Apa Itu Financial Freedom, Contoh dan Cara Mencapainya

Berikut contoh catatan keuangan yang bisa Anda tiru. Selamat mencoba!

Catatan Keuangan Usaha Ibu Martha

Uraian Pemasukan Pengeluaran Saldo
Saldo Awal Rp5.000.000
Beli bahan-bahan Rp1.000.000 Rp4.000.000
Penjualan tgl 1 Rp525.000 Rp4.525.000
Penjualan tgl 2 Rp620.000 Rp5.145.000

Sebagai solusi pencatatan keuangan yang praktis dan mudah, kamu bisa menggunakan fitur Catatan Keuangan yang ada di aplikasi Amartha+.

Amartha+ adalah aplikasi yang dibuat khusus untuk mitra usaha Amartha. Di aplikasi ini, mitra usaha dapat melakukan pencatatan keuangan bisnis, menabung, dan jual beli kebutuhan usaha.

Kenapa Pakai Catatan Keuangan di Amartha+?

1. Laporan Keuangan Bisnis Aman dan Akurat

Catatan keuangan membantu Ibu agar dapat melakukan pencatatan uang yang keluar dan masuk tanpa harus khawatir buku kasbon kertasnya hilang, rusak, atau mungkin Ibu lupa catatannya.

2. Bisa Tagih Hutang Dengan Mudah dan Cepat

Di aplikasi Amartha+ ada fitur pengingat utang. Ibu tidak perlu khawatir jika pembeli tidak membayar atau terlambat membayar utang. Di aplikasi ini, Ibu bisa ingatkan pembeli  melalui SMS atau WA.

3. Hitung Keuntungan Dengan Cepat

Catatan keuangan ini membantu Ibu untuk mengetahui pengeluaran, pemasukan dan keuntungan bisnis yang dijalankan sehingga Ibu bisa mengetahui perkembangan bisnis kedepannya.