Persiapkan Diri untuk Biaya Rumah Sakit yang Semakin Tinggi

Persiapkan Diri untuk Biaya Rumah Sakit yang Semakin Tinggi

Tips Mengatasi Biaya Rumah Sakit Semakin Tinggi

 

Hidup tidak selalu berjalan mulus seperti yang diinginkan. Ada kalanya Anda harus menghadapi situasi tak terduga, misalnya, Anda atau anggota keluarga tiba-tiba jatuh sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit. Saat hal itu terjadi, Anda harus membuat keputusan finansial yang akan berdampak pada stabilitas keuangan Anda, mengingat semakin tingginya biaya rumah sakit dan kesehatan di Indonesia.

Secara umum, biaya rumah sakit dalam negeri mengalami kenaikan yang cukup tinggi selama beberapa tahun belakangan. Berdasarkan 2021 Global Medical Trend Survey Report yang dirilis oleh perusahaan konsultan Willis Towers Watson, trend kenaikan biaya rumah sakit dalam negeri mencapai angka 12% di tahun 2021. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata kenaikan biaya kesehatan di kawasan Asia Pasifik yang berkisar 10% di tahun yang sama.

Selain itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan kenaikan signifikan yang terjadi terhadap rata-rata pengeluaran kesehatan bulanan per-kapita di rentang tahun 2019-2021. Tahun 2020, angka pengeluaran sebesar Rp31.545 setelah kenaikan sebanyak 4,8% dan tahun 2021 jumlah tersebut meningkat lagi sebesar 8,9% menjadi Rp34,364. Laporan BPS juga memperlihatkan tingginya tarif rumah sakit yang mencapai angka rata-rata Rp425.000 per hari di daerah Jakarta dan sekitarnya pada tahun 2021.

Untuk memberikan Anda gambaran yang lebih mendetail tentang rincian biaya rumah sakit di Indonesia, berikut besaran biaya kesehatan yang tertulis dalam Peraturan Kementerian Kesehatan RI dan survei BPS:

Jenis Pembiayaan Kisaran Harga
Laboratorium Rp30.000 – Rp2.000.000
Cuci Darah Rp800.000 – Rp1.500.000
Gangguan Mata Rp5.000.000 – Rp21.000.000
Prosedur Jantung Rp20.000.000-Rp95.000.000
Leukimia Rp3.000.000 – Rp10.000.000
Radioterapi Rp3.000.000 – Rp27.000.000
Kemoterapi Rp3.000.000 – Rp14.000.000

Dari contoh di atas, dapat dilihat bahwa biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan cukup tinggi, apalagi jika menderita penyakit berat. Tidak sedikit orang yang berpikir panjang untuk membawa diri atau keluarga ke rumah sakit karena khawatir tidak mampu membayar. Solusi di bawah ini dapat Anda ikuti untuk menghindari keuangan yang tidak stabil akibat pengeluaran medis.

1. Terapkan Pola Hidup Sehat

Anda pasti familiar dengan ungkapan “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Nah, agar terhindar dari situasi uang terkuras habis untuk biaya rumah sakit, alangkah lebih baiknya jika Anda dan keluarga mulai menerapkan pola hidup sehat atau healthy lifestyle. Bagaimana pun juga, dengan mengontrol asupan makanan, olahraga teratur, dan mengelola stress, Anda dan keluarga dapat terhindar dari penyakit kronis seperti jantung koroner, diabetes, dan juga kanker. Dengan pola hidup sehat, Anda dan keuangan Anda akan lebih tenang tanpa harus khawatir biaya rumah sakit.

Baca Juga :  5 Buku tentang Finansial untuk Kamu yang Kesulitan Mengatur Keuangan

2. Rutin Melakukan Medical Check-Up

Medical check-up atau yang dikenal dengan singkatan MCU adalah tes kesehatan yang dilakukan secara periodik. Dengan MCU, Anda dapat mengetahui kondisi kesehatan Anda secara umum, dan jika terjadi kelainan atau gangguan, dokter dapat segera mengatasinya untuk mencegah penyakit bertambah parah.

Menurut artikel dari Healthline.com, MCU sebaiknya dilakukan 3 tahun sekali jika usia Anda di bawah 50 tahun. Jika usia Anda di atas 50 tahun atau memiliki penyakit bawaan, maka MCU harus lebih sering dilakukan yaitu setidaknya 1 tahun sekali.

Jika ingin menghemat biaya rumah sakit untuk pengobatan penyakit berat, rutin melakukan MCU merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan.

3. Daftarkan Diri Anda dan Keluarga dalam Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan merupakan program proteksi yang paling efektif untuk menghindarkan Anda dan keluarga dari tingginya biaya rumah sakit. Selain itu, dengan asuransi kesehatan akan lebih terjamin dengan berbagai benefit dan coverage yang disediakan untuk kebutuhan medis Anda. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memiliki asuransi kesehatan tambahan bahkan setelah Anda terdaftar dalam BPJS Kesehatan.

Manulife Indonesia menawarkan MiUltimate HealthCare (MiUHC) yang membantu memberikan proteksi kesehatan optimal bagi Anda dan keluarga. Dengan manfaat penggantian biaya rumah sakit sesuai tagihan dalam limit tahunan, Anda tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya fantastis saat menjalani pengobatan. Anda juga dapat menjalani perawatan di rumah sakit terbaik di luar negeri (kecuali Amerika Serikat) dengan manfaat biaya kamar sebesar 3 kali lipat dari plan yang Anda daftarkan.