Scalping Salah Satu Jenis Trading Forex

Scalping Salah Satu Jenis Trading Forex, waktu tersingkat untuk berdagang dan mengambil perubahan kecil dalam harga mata uang. Scalper berusaha untuk bertindak sebagai pemasar tradisional atau spesialis.

Scalping berarti membeli dengan harga lelang dan menjual dengan harga permintaan untuk mendapatkan tawaran.Harga/Permintaan berbeda. Prosedur ini memungkinkan keuntungan bahkan jika penawaran dan permintaan tidak bergerak sama sekali selama ada pedagang yang mau menerima harga pasar.

Biasanya melibatkan pembuatan dan pembubaran posisi dengan cepat, biasanya dalam beberapa menit atau bahkan detik. Peran scalper sebenarnya adalah peran marketer atau spesialis yang menjaga likuiditas dan aliran order produk pemasaran.

Keuntungan untuk setiap transaksi hanya didasarkan pada beberapa bunyi bip (titik dasar), sehingga penskalaan biasanya dilakukan ketika ada banyak modal dan leverage atau pasangan mata uang di mana spread tawarannya kecil.

Prinsip Scalping

  • Spread adalah bonus dan juga biaya

Pasar Saham beroperasi pada sistem berbasis bid dan ask . Selisih numerik antara harga bid dan ask disebut sebagai spread di antara keduanya. Harga permintaan adalah harga eksekusi (pasar) segera untuk pembeli cepat (pengambil permintaan); harga penawaran untuk penjual cepat (bid taker).

Jika perdagangan dieksekusi pada harga pasar, menutup perdagangan itu segera tanpa mengantri tidak akan membuat penjual mengembalikan jumlah yang dibayarkan karena perbedaan bid/ask. Spread dapat dilihat sebagai bonus atau biaya perdagangan menurut pihak yang berbeda dan strategi yang berbeda.

Di satu sisi, pedagang yang tidakingin mengantri pesanan mereka, alih-alih membayar harga pasar, membayar spread (biaya). Di sisi lain, pedagang yang ingin mengantri dan menunggu eksekusi menerima spread (bonus). Beberapa strategi perdagangan hari mencoba menangkap spread sebagai keuntungan tambahan, atau bahkan satu-satunya, untuk perdagangan yang sukses.

  • Eksposur lebih rendah, risiko lebih rendah
Baca Juga :  Belajar Forex Trading Platform dengan Mudah dari Nol Untuk Pemula

Scalper hanya terpapar dalam waktu yang relatif singkat, karena mereka tidak memegang posisi dalam semalam. Saat periode yang dipegang menurun, kemungkinan mengalami gerakan merugikan yang ekstrem, menyebabkan kerugian besar, dan berkurang.

  • Volume besar, menambah keuntungan

Karena keuntungan yang diperoleh per saham atau kontrak sangat kecil karena target spreadnya, mereka perlu berdagang besar untuk menambah keuntungan. Scalping tidak cocok untuk pedagang modal besar yang ingin memindahkan volume besar sekaligus, tetapi untuk pedagang modal kecil yang ingin memindahkan volume kecil lebih sering.

Faktor yang mempengaruhi scalping

v  Manajemen risiko

Daripada mencari satu perdagangan besar, seperti yang dilakukan seorang pedagang tren , calo mencari ratusan keuntungan kecil sepanjang hari. Dalam proses ini calo mungkin juga mengambil ratusan kerugian kecil selama periode waktu yang sama. Untuk itu seorang scalper harus memiliki manajemen resiko yang sangat ketat yang tidak pernah membiarkan kerugian menumpuk terlalu banyak.

v  Kerangka waktu

Scalper beroperasi pada kerangka waktu yang sangat singkat , mencari untung dari gelombang pasar yang terkadang terlalu kecil untuk dilihat bahkan pada grafik satu menit. Ini memaksimalkan jumlah gerakan di siang hari yang dapat digunakan scalper untuk menghasilkan keuntungan.

v  Volatilitas

Tidak seperti pedagang momentum, calo menyukai produk yang stabil atau diam. Bayangkan jika harganya tidak bergerak sepanjang hari, calo bisa untung sepanjang hari hanya dengan menempatkan pesanan mereka pada tawaran dan permintaan yang sama, membuat ratusan atau ribuan perdagangan.

Mereka tidak perlu khawatir dengan perubahan harga yang tiba-tiba. Terima Kasih Telah membaca Artikel bertema Keuangan mengenai ScalpingSalah Satu Jenis Trading Forex, semoga bermanfaat bagi para Pembaca.